halaman_banner

produk

Z-PYR-OH(CAS#32159-21-0)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C13H13NO5
Massa Molar 263.25
Kepadatan 1,408±0,06 g/cm3(Diprediksi)
Titik lebur 128-130°C
Titik Boling 525,4±50,0 °C (Diprediksi)
Titik nyala 271,5°C
Kelarutan DMSO (Sedikit), Metanol (Sedikit)
Tekanan Uap 7,26E-12mmHg pada 25°C
Penampilan Padat
Warna Putih
pKa 3,03±0,20(Diprediksi)
Kondisi Penyimpanan Disegel dalam keadaan kering, 2-8°C
Indeks Bias 1.597
MDL MFCD00037352

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko R22/22 -
R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
Deskripsi Keamanan S22 – Jangan menghirup debu.
S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata.
S44 -
S35 – Bahan ini dan wadahnya harus dibuang dengan cara yang aman.
S28 – Setelah kena kulit, segera cuci dengan busa sabun yang banyak.
S7 – Jaga agar wadah tetap tertutup rapat.
S4 – Jauhkan dari tempat tinggal.
WGK Jerman 3
Kode HS 29337900

 

Perkenalan

Asam cbz-pyroglutamat (karbobenzoksi-L-fenilalanin) merupakan senyawa organik yang biasa digunakan sebagai gugus pelindung asam amino dalam kimia. Sifat kimianya berupa padatan kristal putih, larut dalam pelarut organik seperti etanol dan kloroform, tidak larut dalam air.

 

Salah satu kegunaan utama asam piroglutamat CBZ adalah bertindak sebagai kelompok pelindung asam amino dalam sintesis fase padat. Ia dapat membentuk struktur Amida yang stabil dengan bereaksi dengan gugus asam amino α-amino untuk mencegah terjadinya reaksi lain. Saat mensintesis peptida atau protein, asam Cbz-pyroglutamic dapat digunakan untuk melindungi residu asam amino tertentu secara selektif.

 

Cara pembuatan asam Cbz-piroglutamat umumnya dengan mereaksikan asam piroglutamat dengan dibenzoil karbonat (dibuat melalui reaksi dibenzoil klorida dan natrium karbonat) dalam kondisi basa. Proses penyiapannya perlu ditangani dengan hati-hati untuk menghindari reaksi samping atau zat berbahaya.

 

Informasi keselamatan: Asam Cbz-pyroglutamic adalah zat yang mudah terbakar, hindari kontak langsung dengan sumber penyulutan. Peralatan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata laboratorium, harus dipakai selama penanganan. Hindari menghirup debu atau larutannya karena dapat menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan. Selama penyimpanan dan penanganan, wadah harus ditutup rapat dan dijauhkan dari sumber api dan bahan yang mudah terbakar.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami