Asam valerat (CAS#109-52-4)
Simbol Bahaya | C – Korosif |
Kode Risiko | R34 – Menyebabkan luka bakar R52/53 – Berbahaya bagi organisme perairan, dapat menyebabkan dampak buruk jangka panjang pada lingkungan perairan. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) S61 – Hindari pelepasan ke lingkungan. Lihat petunjuk khusus/lembar data keselamatan. |
ID PBB | PBB 3265 8/PG 3 |
WGK Jerman | 1 |
RTEC | YV6100000 |
KODE F MEREK FLUKA | 13 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29156090 |
Kelas Bahaya | 8 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Toksisitas | LD50 iv pada tikus: 1290 ±53 mg/kg (Atau, Wretlind) |
Perkenalan
Asam N-valerat, juga dikenal sebagai asam valerat, adalah senyawa organik. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keamanan asam n-valerat:
Kualitas:
Asam N-valerat adalah cairan tidak berwarna dengan rasa buah dan larut dalam air.
Menggunakan:
Asam N-valerat memiliki beragam kegunaan dalam industri. Salah satu aplikasi utama adalah sebagai pelarut dalam industri seperti pelapis, pewarna, perekat, dll.
Metode:
Asam valerat dapat dibuat dengan dua metode umum. Salah satu metodenya adalah dengan mengoksidasi sebagian pentanol dan oksigen dengan adanya katalis untuk menghasilkan asam n-valerat. Metode lain adalah dengan membuat asam n-valerat dengan mengoksidasi 1,3-butanediol atau 1,4-butanediol dengan oksigen dengan adanya katalis.
Informasi Keselamatan:
Asam norvaleric adalah cairan yang mudah terbakar dan harus dijauhkan dari api terbuka dan sumber panas. Saat menangani dan menggunakan, perlu dilakukan tindakan perlindungan yang diperlukan, seperti memakai kacamata pelindung, sarung tangan pelindung, dan pakaian pelindung. Asam N-valerat juga harus disimpan dalam wadah kedap udara, jauh dari oksidan dan bahan makanan. Perhatian harus diberikan saat menyimpan dan menggunakan untuk menghindari reaksi dengan bahan kimia lainnya.