Minyak terpentin (CAS#8006-64-2)
Kode Risiko | R36/38 – Mengiritasi mata dan kulit. R43 – Dapat menyebabkan sensitisasi jika kena kulit R65 – Berbahaya: Dapat menyebabkan kerusakan paru-paru jika tertelan R51/53 – Beracun bagi organisme perairan, dapat menyebabkan dampak buruk jangka panjang pada lingkungan perairan. R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R10 – Mudah terbakar |
Deskripsi Keamanan | S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai. S46 – Jika tertelan, segera dapatkan bantuan medis dan tunjukkan wadah atau label ini. S61 – Hindari pelepasan ke lingkungan. Lihat petunjuk khusus/lembar data keselamatan. S62 – Jika tertelan, jangan dimuntahkan; segera dapatkan bantuan medis dan tunjukkan wadah atau label ini. |
ID PBB | PBB 1299 3/PG 3 |
WGK Jerman | 2 |
RTEC | YO8400000 |
Kode HS | 38051000 |
Kelas Bahaya | 3.2 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
Terpentin, juga dikenal sebagai minyak terpentin atau kamper, adalah senyawa lipid alami yang umum. Berikut pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keamanan terpentin:
Kualitas:
- Penampilan: Cairan transparan tidak berwarna atau kekuningan
- Bau khas: Memiliki bau pedas
- Kelarutan: Larut dalam alkohol, eter dan pelarut organik tertentu, tidak larut dalam air
- Komposisi: Terutama terdiri dari terpentol serebral dan pineol serebral
Menggunakan:
- Industri kimia: digunakan sebagai bahan pelarut, deterjen dan pewangi
- Pertanian: dapat digunakan sebagai insektisida dan herbisida
- Kegunaan lain: seperti pelumas, bahan tambahan bahan bakar, bahan pengendali kebakaran, dll
Metode:
Distilasi: Terpentin diekstraksi dari terpentin dengan cara distilasi.
Metode hidrolisis: resin terpentin direaksikan dengan larutan alkali menghasilkan terpentin.
Informasi Keselamatan:
- Terpentin bersifat iritasi dan dapat menyebabkan reaksi alergi, jadi harus berhati-hati untuk melindungi kulit dan mata saat disentuh.
- Hindari menghirup uap terpentin, yang dapat menyebabkan iritasi mata dan pernafasan.
- Harap simpan terpentin dengan benar, jauh dari api dan suhu tinggi, agar tidak meledak dan terbakar.
- Saat menggunakan dan menyimpan terpentin, harap mengacu pada peraturan terkait dan pedoman penanganan keselamatan.