halaman_banner

produk

Tritioaseton(CAS#828-26-2)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C9H18S3
Massa Molar 222.43
Kepadatan 1,065g/mLat 25°C(menyala)
Titik lebur 24°C(menyala)
Titik Boling 105-107°C10mm Hg(menyala)
Titik nyala 207°F
Nomor JECFA 543
Tekanan Uap 0,0165mmHg pada 25°C
Penampilan bubuk menjadi gumpalan hingga cairan bening
Warna Putih atau Tidak Berwarna hingga Kuning Muda
Kondisi Penyimpanan Simpan di tempat gelap, Disegel di tempat kering, Suhu Kamar
Indeks Bias n20/D 1.54(menyala)

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
R36/38 – Mengiritasi mata dan kulit.
R11 – Sangat Mudah Terbakar
Deskripsi Keamanan S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai
S9 – Simpan wadah di tempat yang berventilasi baik.
S33 – Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.
S16 – Jauhkan dari sumber api.
ID PBB PBB 3334
WGK Jerman 2
RTEC YL8350000
Kode HS 29309090

 

Perkenalan

Trithioacetone, juga dikenal sebagai etilenedition. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keamanan trithiacetone:

 

Kualitas:

- Penampilan: Trithiacetone adalah cairan tidak berwarna hingga kekuningan.

- Bau: Memiliki rasa belerang yang kuat.

- Kelarutan: Larut dalam pelarut organik seperti etanol, eter dan keton.

 

Menggunakan:

- Trithiacetone umumnya digunakan dalam sintesis organik sebagai zat vulkanisir, zat pereduksi dan reagen penggandeng.

- Digunakan dalam pembuatan sulfida organik, seperti berbagai senyawa heterosiklik yang mengandung sulfur.

- Pada industri karet dapat digunakan sebagai akselerator.

-Dapat juga digunakan sebagai bahan tambahan untuk larutan pembersih logam dan pelapisan listrik.

 

Metode:

- Tritionon dapat diperoleh dengan mereaksikan iodoaseton dengan belerang dengan adanya karbon disulfida (CS2) dan dimetil sulfoksida (DMSO).

- Persamaan reaksi: 2CH3COCI + 3S → (CH3COS)2S3 + 2HCI

 

Informasi Keselamatan:

- Trithiacetone memiliki bau yang menyengat dan sebaiknya hindari menghirup gas dengan konsentrasi tinggi.

- Jika terkena kulit, dapat menyebabkan iritasi, iritasi, atau kerusakan kulit.

- Kenakan alat pelindung diri yang sesuai, termasuk kacamata pelindung dan sarung tangan, saat digunakan.

- Hindari kontak dengan sumber api dan oksidan kuat selama penyimpanan, dan jaga agar tetap berventilasi baik.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami