Tosilmetil isosianida(CAS#36635-61-7)
Kode Risiko | 23/24/25 – Beracun jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. |
Deskripsi Keamanan | S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) S38 – Jika ventilasi tidak mencukupi, kenakan peralatan pernapasan yang sesuai. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S28A - |
ID PBB | PBB 2811 6.1/PG 3 |
WGK Jerman | 3 |
KODE F MEREK FLUKA | 21 |
Kode HS | 29299000 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | 6.1(b) |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
Metil isothiocyanate adalah senyawa organik. Ini adalah cairan tidak berwarna dengan bau pedas yang kuat pada suhu kamar. Berikut ini adalah pengenalan beberapa sifat dasar, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan metilsulfonilmetilisoisoisonitril:
Kualitas:
Penampilan: Cairan tidak berwarna
Bau: Memiliki bau pedas yang kuat
Kepadatan: sekitar 1,08 g/cm3
Titik Nyala: Sekitar 48°C
Kelarutan: Larut dalam banyak pelarut organik, seperti alkohol, eter dan keton
Menggunakan:
Pestisida: Methylsulfonylmethylisonitrile dapat digunakan sebagai insektisida untuk pengendalian hama di lahan pertanian.
Penelitian biologi: Methylsulfonylmethylisosinitrile dapat digunakan dalam penelitian biologi, misalnya dalam pelabelan dan deteksi protein.
Metode:
Methylsulfonylmethylisonitrile biasanya dibuat dengan:
Pembuatan dari isothiocyanate: Isothiocyanate direaksikan dengan reagen metilasi yang sesuai (misalnya metil bromida) untuk menghasilkan metilsulfonilmetilisonitril.
Pembuatan dari metil thionofolat: metil thionofolat direaksikan dengan basa membentuk metil isonitrile, yang kemudian direaksikan dengan asam nitrat menghasilkan metilsulfonilmetilisonitril.
Informasi Keselamatan:
Methylsulfonyl methylisonitrile memiliki bau yang menyengat dan iritasi yang kuat. Kontak dengan kulit, mata, atau penghirupan dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar.
Tindakan pencegahan yang tepat seperti kacamata pelindung, sarung tangan dan masker harus dilakukan saat menggunakan atau menangani metilsulfonil metilisonitril.
Methylsulfonylmethylisonitrile memiliki volatilitas yang tinggi dan harus dijauhkan dari api terbuka dan suhu tinggi saat disimpan dan digunakan untuk menghindari bahaya kebakaran dan ledakan.
Saat menangani metilsulfonilmetilisonitril, prosedur pengoperasian yang benar harus diikuti dan kondisi ventilasi yang memadai harus dipastikan. Itu tidak boleh terpapar pada lingkungan yang tidak berlisensi dalam kondisi apa pun.