Tetrapropil amonium klorida(CAS# 5810-42-4)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai |
WGK Jerman | 3 |
KODE F MEREK FLUKA | 3 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29239000 |
Perkenalan
Tetrapropylammonium klorida adalah kristal tidak berwarna. Ini memiliki properti berikut:
Ia memiliki ciri-ciri senyawa ionik, dan bila dilarutkan dalam air mampu menghasilkan ion tetrapropilamonium dan ion klorida.
Tetrapropilammonium klorida adalah zat basa lemah yang memiliki reaksi basa lemah dalam larutan air.
Menggunakan:
Tetrapropylammonium klorida terutama digunakan dalam bidang sintesis organik sebagai katalis, reagen koordinasi dan penghambat api.
Tetrapropilammonium klorida dapat diperoleh melalui reaksi aseton dan tripropilamin, dan proses reaksinya perlu disesuaikan dengan pelarut dan katalis yang sesuai.
Dari segi keamanan, tetrapropilamonium klorida merupakan senyawa garam organik yang secara umum relatif stabil dan aman. Namun, masih ada hal-hal berikut yang harus diperhatikan:
Paparan tetrapropilamonium klorida dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit, dan harus dibilas dengan banyak air setelah terpapar.
Hindari menghirup gas dan debu tetrapropilamonium klorida, dan kenakan alat pelindung diri seperti masker pelindung dan sarung tangan.
Cobalah untuk menghindari paparan tetrapropilamonium klorida dalam jangka panjang atau besar dan hindari konsumsi dan penyalahgunaannya.
Saat menggunakan atau menyimpan tetrapropilamonium klorida, berhati-hatilah untuk menghindari api dan sumber panas, jaga ventilasi, dan simpan di tempat yang kering dan bersih.