(S)-asam kloropropionat(CAS#29617-66-1)
Simbol Bahaya | C – Korosif |
Kode Risiko | R21/22 – Berbahaya jika kena kulit dan jika tertelan. R35 – Menyebabkan luka bakar parah R48/22 – Bahaya berbahaya berupa gangguan serius terhadap kesehatan jika terdedah lama jika tertelan. |
Deskripsi Keamanan | S23 – Jangan menghirup uap. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S28 – Setelah kena kulit, segera cuci dengan busa sabun yang banyak. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) |
ID PBB | PBB 2511 8/PG 3 |
WGK Jerman | 1 |
RTEC | UA2451950 |
Kode HS | 29159080 |
Kelas Bahaya | 8 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
Asam S-(-)-2-kloropropionat adalah senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keselamatannya:
Sifat: Asam S-(-)-2-kloropropionat adalah cairan tidak berwarna dengan bau yang menyengat. Ini larut dalam air dan etanol dan tidak larut dalam eter. Pada suhu kamar, ia memiliki tekanan uap sedang.
Kegunaan: Asam S-(-)-2-kloropropionat umumnya digunakan sebagai reagen, katalis, dan zat antara dalam sintesis organik.
Metode pembuatan: Ada dua metode pembuatan utama asam S-(-)-2-kloropropionat. Salah satu caranya adalah dengan memperoleh garam natrium S-(-)-2-kloropropionat melalui reaksi fenilsulfonil klorida dan natrium etanol albutan, kemudian diasamkan untuk membentuk produk target. Metode lain adalah dengan mengklorinasi dengan heksanon dan hidrogen klorida dengan adanya oksidan, diikuti dengan pengasaman untuk mendapatkan produk target.
Informasi keselamatan: Asam S-(-)-2-kloropropionat bersifat iritasi dan harus dihindari jika terkena kulit dan mata. Peralatan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata, harus dipakai saat mengoperasikan. Simpan di tempat kedap udara, jauh dari api dan oksidan.