p-Tolualdehida(CAS#104-87-0)
Simbol Bahaya | Xn – Berbahaya |
Kode Risiko | R22 – Berbahaya jika tertelan R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R36/38 – Mengiritasi mata dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai |
ID PBB | NA 1993/PGIII |
WGK Jerman | 1 |
RTEC | Rp7034500 |
KODE F MEREK FLUKA | 9-23 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29122900 |
Toksisitas | LD50 secara oral pada Kelinci: 1600 mg/kg |
Perkenalan
Metilbenzaldehida. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan metilbenzaldehida:
Kualitas:
- Penampilan: Methylbenzaldehyde adalah cairan tidak berwarna dengan bau aromatik yang kuat.
- Kelarutan: Larut dalam banyak pelarut organik seperti alkohol dan eter.
- Reaksi kimia: Metilbenzaldehida merupakan salah satu jenis aldehida yang memiliki reaksi aldehida yang khas, seperti bereaksi dengan merkaptan membentuk merkaptan formaldehida.
Menggunakan:
- Wewangian: Methylbenzaldehyde sebagai salah satu bahan wewangian dan wewangian memiliki sifat aromatik yang unik dan cocok untuk produk seperti wewangian, perasa, sabun, dll.
Metode:
Metilbenzaldehida dapat dibuat melalui reaksi benzaldehida dengan metanol:
C6H5CHO + CH3OH → CH3C6H4CHO + H2O
Informasi Keselamatan:
- Methylbenzaldehyde beracun bagi manusia dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan sistem pernapasan. Tindakan pencegahan yang tepat harus diambil saat menangani, seperti mengenakan sarung tangan, masker, dan kacamata.
- Merupakan cairan yang mudah terbakar dan harus disimpan dalam wadah kedap udara, jauh dari api dan sumber panas.
- Ikuti dengan ketat prosedur pengoperasian keselamatan yang relevan selama penggunaan dan penyimpanan, dan pastikan peralatan serta tindakan untuk merespons keadaan darurat.
- Dalam pembuangan limbah, limbah harus diolah dengan benar dan dibuang sesuai dengan peraturan setempat untuk menghindari pencemaran terhadap lingkungan.