halaman_banner

produk

N-(tert-Butoksikarbonil)glisilglisin(CAS#31972-52-8)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C9H16N2O5
Massa Molar 232.23
Kepadatan 1,222±0,06 g/cm3(Diprediksi)
Titik lebur 132 °C
Titik Boling 488,1±30,0 °C (Diprediksi)
Titik nyala 249°C
Kelarutan larut dalam Metanol
Tekanan Uap 7,32E-11mmHg pada 25°C
Penampilan Bubuk
Warna Putih
pKa 3,41±0,10(Diprediksi)
Kondisi Penyimpanan Disegel dalam keadaan kering, Simpan dalam freezer, di bawah -20°C
Indeks Bias 1.483

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko 43 – Dapat menyebabkan sensitisasi jika kena kulit
Deskripsi Keamanan S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata.
S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai.
Kelas Bahaya IRITASI

 

Perkenalan

Boc-Gly-Gly-OH, dikenal sebagai Boc-Gly-Gly-OH (N-tert-butyloxycarbonyl-glisil-glisin, disingkat Boc-Gly-Gly-OH), adalah zat kimia. Berikut penjelasan sifat, kegunaan, penyiapan dan informasi keamanannya:

 

1. Alam:

Boc-Gly-Gly-OH adalah padatan berwarna putih hingga putih pucat dengan titik leleh tinggi dan kelarutan rendah. Stabil pada suhu kamar, tetapi dapat rusak pada suhu tinggi, sinar matahari langsung, atau lingkungan lembab.

 

2. Gunakan:

Boc-Gly-Gly-OH adalah gugus pelindung asam amino yang umum digunakan. Ini digunakan untuk melindungi gugus amino glisilglisin dalam sintesis kimia untuk menghindari reaksi samping dalam reaksi kimia. Selama sintesis polipeptida atau protein, Boc-Gly-Gly-OH dapat ditambahkan sebagai gugus pelindung dan kemudian dihilangkan dalam kondisi yang sesuai untuk memungkinkan rantai polipeptida diperpanjang.

 

3. Metode persiapan:

Pembuatan Boc-Gly-Gly-OH umumnya dilakukan dengan metode sintesis organik. Salah satu metode pembuatan yang umum adalah dengan mereaksikan dua gugus hidroksil glisin secara terpisah dengan Boc-anhidrida (tert-butiloksikarbonil anhidrida) untuk membentuk Boc-Gly-Gly-OH. Kondisi reaksi perlu dikontrol selama persiapan untuk memastikan hasil dan kemurnian.

 

4. Informasi Keselamatan:

Boc-Gly-Gly-OH relatif aman pada kondisi laboratorium umum, namun hal-hal berikut tetap perlu diperhatikan:

-Senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan, jadi gunakan tindakan perlindungan yang diperlukan seperti sarung tangan laboratorium dan kacamata pelindung saat terpapar.

-Hindari kontak dengan oksidan atau zat yang mudah terbakar selama penggunaan atau penyimpanan untuk menghindari situasi berbahaya seperti kebakaran atau ledakan.

-Penanganan dan pembuangan sisa senyawa dan limbah di laboratorium dengan benar, mengikuti praktik dan peraturan aman saat ini.

 


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami