Metil fenil disulfida(CAS#14173-25-2)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R10 – Mudah terbakar |
Deskripsi Keamanan | S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S16 – Jauhkan dari sumber api. |
Kode HS | 29309099 |
Perkenalan
Methylphenyl disulfide (juga dikenal sebagai methyldiphenyl disulfide) adalah senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan metilfenil disulfida:
Kualitas:
- Penampilan: Cairan tidak berwarna hingga kuning muda
- Bau: Ada bau sulfida yang khas
- Titik Nyala: Sekitar 95°C
- Kelarutan: Larut dalam pelarut organik seperti etanol dan dimetilformamida
Menggunakan:
- Methylphenyl disulfide umumnya digunakan sebagai akselerator vulkanisasi dan pengikat silang.
- Biasa digunakan dalam industri karet untuk reaksi vulkanisasi karet, yang dapat meningkatkan ketahanan aus, tahan panas serta sifat fisik dan mekanik karet.
- Methylphenyl disulfide juga dapat digunakan dalam pembuatan bahan kimia seperti pewarna dan pestisida.
Metode:
Metilfenil disulfida dapat dibuat melalui reaksi difenil eter dan merkaptan. Proses spesifiknya adalah sebagai berikut:
1. Dalam atmosfer inert, difenil eter dan merkaptan ditambahkan secara perlahan ke dalam reaktor dengan perbandingan molar yang sesuai.
2. Tambahkan katalis asam (misalnya asam trifluoroasetat) untuk memfasilitasi reaksi. Suhu reaksi umumnya dikontrol pada suhu kamar atau suhu sedikit lebih tinggi.
3. Setelah reaksi berakhir, produk metilfenil disulfida yang diinginkan dipisahkan dengan distilasi dan pemurnian.
Informasi Keselamatan:
- Methylphenyl disulfide adalah sulfida organik yang dapat menyebabkan iritasi dan keracunan pada tubuh manusia.
- Kenakan sarung tangan pelindung, kacamata pelindung, dan masker gas yang sesuai saat mengoperasikan untuk menghindari kontak dengan kulit dan menghirup gas.
- Hindari kontak dengan zat pengoksidasi kuat dan asam untuk menghindari reaksi berbahaya.
- Jauhkan dari sumber api untuk menghindari percikan api statis.
- Ikuti praktik penyimpanan dan penanganan yang benar untuk menghindari kecelakaan.