halaman_banner

produk

L-serin(CAS#56-45-1)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C3H7NO3
Massa Molar 105.09
Kepadatan 1.6
Titik lebur 222 °C (des.) (lit.)
Titik Boling 197,09°C (perkiraan kasar)
Rotasi Spesifik (α) 15,2 º (c=10, 2N HCl)
Titik nyala 150°C
Kelarutan Air 250 g/L (20 ºC)
Kelarutan Larut dalam air (20°C, 25g/100ml air) dan asam anorganik, tidak larut dalam pelarut organik, etanol absolut, eter dan benzena
Penampilan Kristal serpihan heksahedral atau kristal prismatik
Warna Putih
Panjang gelombang maksimum (λmaks) λ: 260 nm Amaks: 0,05λ: 280 nm Amaks: 0,05
Merck 14,8460
BRN 1721404
pKa 2.19 (pada 25℃)
PH 5-6 (100g/l, H2O, 20℃)
Kondisi Penyimpanan 2-8°C
Stabilitas Stabil. Tidak cocok dengan zat pengoksidasi kuat.
Indeks Bias 1,4368 (perkiraan)
MDL MFCD00064224
Sifat Fisika dan Kimia Sifat: kristal pipih heksagonal atau kristal prismatik. Titik lebur: 223-228 ℃ (penguraian)

kelarutan: larut dalam air (20 ℃,25g/mL).

Menggunakan Digunakan sebagai reagen biokimia dan bahan tambahan makanan

Detil Produk

Label Produk

Simbol Bahaya Xi – Mengiritasi
Kode Risiko 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
Deskripsi Keamanan S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata.
S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai.
S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
WGK Jerman 3
RTEC VT8100000
KODE F MEREK FLUKA 3
TSCA Ya
Kode HS 29225000
Toksisitas FDA,§172.320,2000)。

 

Perkenalan

L-Serine adalah asam amino alami, yang merupakan bagian penting dari sintesis protein in vivo. Rumus kimianya adalah C3H7NO3 dan berat molekulnya 105,09g/mol.

 

L-Serine memiliki sifat sebagai berikut:

1. Penampilan: kristal tidak berwarna atau bubuk kristal putih;

2. Kelarutan: larut dalam air, sedikit larut dalam alkohol, hampir tidak larut dalam pelarut eter dan eter;

3. titik leleh: sekitar 228-232 ℃;

4. rasa: dengan rasa yang sedikit manis.

 

L-Serine memainkan peran penting dalam biologi, seperti:

1. sintesis protein: sebagai sejenis asam amino, L-Serine merupakan bagian penting dari sintesis protein, terlibat dalam pertumbuhan sel, perbaikan dan metabolisme;

2. Biokatalis: L-Serine adalah sejenis biokatalis yang dapat digunakan untuk mensintesis senyawa bioaktif seperti enzim dan obat-obatan.

 

L-Serine dapat dibuat dengan dua metode: sintesis dan ekstraksi:

1. Metode sintesis: L-Serine dapat disintesis melalui reaksi sintetik. Metode sintesis yang umum meliputi sintesis kimia dan katalisis enzim;

2. Metode ekstraksi: L-Serine juga dapat diekstraksi dari bahan alami, seperti bakteri, jamur atau tumbuhan melalui fermentasi.

 

Mengenai informasi keamanan, L-Serine merupakan asam amino esensial bagi tubuh manusia dan umumnya dianggap aman. Namun asupan berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti ketidaknyamanan gastrointestinal dan reaksi alergi. Pada orang dengan alergi parah, paparan L-Serine dapat memicu reaksi alergi. Saat menggunakan L-Serine, dianjurkan untuk menggunakan sesuai anjuran dokter atau profesional, dan mengontrol dosisnya dengan ketat.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami