Isobutil fenilasetat (CAS#102-13-6)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
WGK Jerman | 2 |
RTEC | CY1681950 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29163990 |
Toksisitas | Nilai LD50 oral akut pada tikus dan nilai LD50 dermal akut pada kelinci melebihi 5 g/kg. |
Perkenalan
Isobutil fenilasetat, juga dikenal sebagai fenil isovalerat, adalah senyawa organik. Berikut adalah beberapa sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keselamatan tentang isobutil fenilasetat:
Kualitas:
- Penampilan: Isobutyl phenylacetate adalah cairan tidak berwarna atau kuning pucat.
- Bau: Memiliki bau pedas.
- Kelarutan: Isobutil fenilasetat larut dalam etanol, eter dan sebagian besar pelarut organik, dan tidak larut dalam air.
Menggunakan:
- Sebagai pelarut: Isobutyl phenylacetate dapat digunakan sebagai pelarut dalam sintesis organik, seperti dalam pembuatan resin, pelapis dan plastik.
Metode:
Isobutil fenilasetat biasanya dibuat melalui reaksi isoamil alkohol (2-metilpentanol) dan asam fenilasetat, sering kali disertai dengan katalisis asam. Prinsip reaksinya adalah sebagai berikut:
(CH3)2CHCH2OH + C8H7COOH → (CH3)2CHCH2OCOC8H7 + H2O
Informasi Keselamatan:
- Menelan isobutil fenilasetat dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal dan muntah. Tertelan secara tidak sengaja harus dihindari.
- Saat menggunakan isobutil fenilasetat, pertahankan ventilasi yang baik dan hindari kontak dengan kulit, mata, dan selaput lendir. Jika terkena, segera bilas dengan air.
- Memiliki titik nyala rendah dan harus dijauhkan dari api dan sumber panas serta disimpan di tempat sejuk dan kering.
- Saat menggunakan senyawa ini, ikuti protokol keselamatan pengoperasian yang benar dan kenakan peralatan pelindung yang sesuai.