Furanon Asetat(CAS#4166-20-5)
Simbol Bahaya | Xn – Berbahaya |
Kode Risiko | 22 – Berbahaya jika tertelan |
Deskripsi Keamanan | S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata. |
WGK Jerman | 3 |
Kode HS | 29321900 |
Perkenalan
4-Acetoxy-2,5-dimethyl-3-furanone (juga dikenal sebagai DEET) adalah obat nyamuk yang umum digunakan. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keselamatannya:
Kualitas:
- Penampilan: Cairan tidak berwarna atau kekuningan
- Larut: Larut dalam alkohol, eter dan keton, tidak larut dalam air
Menggunakan:
- DEET terutama digunakan sebagai pengusir nyamuk, yang secara efektif dapat mengusir berbagai jenis nyamuk, kutu, dan serangga lainnya.
- DEET juga digunakan untuk mencegah gigitan serangga lain, seperti kutu, pinjal, dan caplak.
Metode:
4-Asetoksi-2,5-dimetil-3-furanon dapat dibuat dengan langkah-langkah berikut:
1. 2,5-Dimetil-3-furanon direaksikan dengan asetat anhidrida menghasilkan 4-asetoksi-2,5-dimetil-3-furanon.
Informasi Keselamatan:
- Hindari kontak dengan mata, mulut, dan luka terbuka.
- DEET bersifat iritasi dan kontak yang terlalu lama dengan kulit dapat menyebabkan iritasi, alergi, atau kulit kering.
- Hindari kontak langsung dengan plastik, serat buatan, dll., yang dapat menyebabkan korosi.
- Tangan dan kulit yang terbuka harus dibersihkan secara menyeluruh setelah digunakan. Jika timbul rasa tidak nyaman, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.