halaman_banner

produk

FMOC-Ala-OH(CAS# 35661-39-3)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C18H17NO4
Massa Molar 311.33
Kepadatan 1,2626 (perkiraan kasar)
Titik lebur 147-153 °C (menyala)
Titik Boling 451,38°C (perkiraan kasar)
Rotasi Spesifik (α) -19 º (c=1,DMF)
Titik nyala 282,9°C
Kelarutan Air Larut dalam air.
Kelarutan DMSO (Sedikit), DMF (Sedikit), Metanol (Sedikit)
Tekanan Uap 1,13E-12mmHg pada 25°C
Penampilan Padatan putih
Warna Putih
BRN 2225975
pKa 3,91±0,10(Diprediksi)
Kondisi Penyimpanan Simpan di bawah +30°C.
Indeks Bias -18,5 ° (C=1, DMF)
MDL MFCD00037139

Detil Produk

Label Produk

Simbol Bahaya Xi – Mengiritasi
Kode Risiko 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
Deskripsi Keamanan S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata.
S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
S27 – Segera lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi.
S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
WGK Jerman 3
Kode HS 29242990
Kelas Bahaya IRITASI

 

Perkenalan

FMOC-L-alanine adalah senyawa organik dengan sifat sebagai berikut:

 

Penampilan: FMOC-L-alanine adalah kristal putih atau bubuk kristal.

 

Kelarutan: FMOC-L-alanin lebih larut dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida (DMSO), tetapi kurang larut dalam air.

 

Sifat Kimia: FMOC-L-alanine adalah asam amino pelindung yang dapat memainkan peran protektif dalam sintesis rantai peptida. Ia dapat bereaksi secara kimia dengan senyawa lain melalui reaksi adisi Michael.

 

Penggunaan FMOC-L-alanin:

 

Penelitian biokimia: FMOC-L-alanin umumnya digunakan dalam sintesis peptida dan penelitian protein kuantitatif.

 

Metode persiapan: Metode persiapan FMOC-L-alanin rumit, dan umumnya dilakukan dengan metode sintesis organik. Metode persiapan spesifik dapat ditemukan dalam literatur sintesis yang relevan.

Peralatan pelindung yang sesuai seperti sarung tangan laboratorium dan kacamata pengaman harus dipakai saat menggunakan atau menangani FMOC-L-alanine. Hindari menghirup debu atau kontak langsung dengan kulit. Ketika digunakan di laboratorium, protokol laboratorium dan metode pembuangan limbah yang tepat harus diikuti.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami