halaman_banner

produk

(E)-1-Sikloheksena-1-karboksaldehida(CAS# 30950-27-7)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C10H15TIDAK
Massa Molar 165.23
Kepadatan 1,0203 (perkiraan kasar)
Titik lebur 102°C
Titik Boling 293,09°C (perkiraan kasar)
Titik nyala 158,3°C
Kelarutan DMSO : ≥ 100 mg/mL (605,22 mM);H2O : < 0,1 mg/mL (tidak larut)
Tekanan Uap 0,000845mmHg pada 25°C
Penampilan Putih sampai putih pucat (Padat)
Warna Kristal yang sangat manis
pKa 11,45±0,28(Diprediksi)
Kondisi Penyimpanan di bawah gas inert (nitrogen atau Argon) pada 2–8 °C
Indeks Bias 1,5200 (perkiraan)
MDL MFCD00019421
Studi in vitro Respons subunit monomer Tas1r2 manusia, monyet rhesus, monyet tupai, dan tikus terhadap Perillartine diperiksa masing-masing. Subunit Tas1r2 manusia, monyet rhesus, dan monyet tupai dapat diaktifkan oleh Perillartine, sedangkan Tas1r2 tikus tidak dapat diaktifkan. Ketidakpekaan subunit Tas1r2 manusia, monyet rhesus, monyet tupai, dan tikus terhadap siklamat menghalangi kemungkinan keterlibatan subunit Tas1r3 dalam pengujian. Penggantian tikus Tas1r2 dengan monyet rhesus Tas1r2 (rhTas1r2/mTas1r3) menghasilkan peningkatan respons terhadap Perillartine. Kurva dosis-respons menunjukkan kemanjuran respons subunit Tas1r2 antar spesies: hTAS1R2>rhTas1r2>smTas1r2>mTas1r2. Hasil ini menunjukkan bahwa subunit monomer Tas1r2 dapat diaktifkan oleh Perillartine dengan cara yang bergantung pada spesies.

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
Deskripsi Keamanan S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
Toksisitas LD50 tikus orl: 2500 mg/kg AFDOAQ 15,82,51

 

Perkenalan

Perilla merupakan tumbuhan umum dengan nama ilmiah Perilla frutescens L. Merupakan salah satu spesies perilla dalam famili Lamiaceae. Sifat-sifat perilla adalah sebagai berikut:

 

Penampilan: Perilla merupakan tumbuhan perdu tahunan yang tumbuh tegak, tinggi sekitar 1-1,5 meter, daun berbentuk hati dan sebagian besar berwarna ungu-merah.

 

Komposisi Kimia: Perilla mengandung berbagai komponen kimia, termasuk minyak atsiri, flavonoid, polisakarida, dan protein.

 

Kegunaan perilla adalah sebagai berikut:

 

Dapat dimakan: Daun shiso digunakan sebagai bumbu dan memiliki aroma dan rasa yang unik, dan sering digunakan dalam makanan seperti sushi, sashimi, dan belut panggang dalam masakan Jepang.

 

Cara pembuatan perilla adalah sebagai berikut:

 

Sediaan obat: Perilla dapat dibuat menjadi bubuk, konsentrat, anggur herbal dan bentuk lain untuk produk obat atau perawatan kesehatan.

 

Informasi keamanan daun perilla:

 

Perhatikan kualitas: Saat membeli produk perilla, sebaiknya pilih produsen yang memenuhi syarat untuk menjamin kualitas dan keamanan produk.

 


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami