D-tert-leusin(CAS# 26782-71-8)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S22 – Jangan menghirup debu. S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. |
WGK Jerman | 3 |
Kode HS | 29224995 |
Perkenalan
D-tert-leusin(D-tert-leusin) adalah senyawa organik dengan rumus kimia C7H15NO2 dan berat molekul 145,20g/mol. Ini adalah molekul kiral, ada dua stereoisomer, D-tert-leusin adalah salah satunya. Sifat D-tert-leusin adalah sebagai berikut:
1. Penampilan: D-tert-leusin adalah kristal tidak berwarna atau bubuk kristal putih.
2. Kelarutan: sedikit larut dalam air, sedikit larut dalam pelarut etanol dan Eter.
3. Titik leleh: Titik leleh D-tert-leusin adalah sekitar 141-144°C.
D-tert-leusin terutama digunakan untuk sintesis kiral dalam sintesis organik dan manufaktur farmasi. Ini memiliki aplikasi penting dalam Reaksi Katalitik Enantioselektif dan penelitian obat. Kegunaan spesifiknya adalah sebagai berikut:
1. Sintesis kiral: D-tert-leusin dapat digunakan sebagai katalis kiral atau reagen kiral untuk sintesis senyawa kiral.
2. Pembuatan obat: D-tert-leusin banyak digunakan dalam penelitian obat dan sintesis obat, untuk sintesis molekul obat kiral.
Metode pembuatan D-tert-leusin terutama melalui sintesis kimia atau fermentasi. Metode sintesis kimia umumnya merupakan serangkaian reaksi bahan baku sintetik untuk memperoleh produk sasaran. Fermentasi adalah penggunaan mikroorganisme (seperti Escherichia coli) untuk memetabolisme substrat tertentu untuk menghasilkan D-tert-leusin.
Mengenai informasi keselamatan, toksisitas D-tert-leusin rendah, dan secara umum diyakini tidak ada bahaya nyata bagi tubuh manusia. Namun demikian, Anda tetap harus memperhatikan perlindungan diri selama pengoperasian, menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menjaga kondisi ventilasi yang baik. Ikuti prosedur pengoperasian yang aman selama penggunaan, dan lakukan tindakan perlindungan yang sesuai berdasarkan kuantitas dan konsentrasi yang digunakan. Jika terjadi kontak atau tertelan secara tidak sengaja, harap segera mencari pertolongan medis dan membawa informasi keselamatan terkait ke rumah sakit.