1-bromo-3,4,5-trifluorobenzena(CAS#138526-69-9)
Risiko dan Keamanan
Kode Risiko | R10 – Mudah terbakar R38 – Mengiritasi kulit R40 – Bukti terbatas mengenai efek karsinogenik R41 – Risiko kerusakan serius pada mata R51/53 – Beracun bagi organisme perairan, dapat menyebabkan dampak buruk jangka panjang pada lingkungan perairan. R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S23 – Jangan menghirup uap. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S61 – Hindari pelepasan ke lingkungan. Lihat petunjuk khusus/lembar data keselamatan. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S16 – Jauhkan dari sumber api. |
ID PBB | PBB 1993 3/PG 3 |
WGK Jerman | 2 |
Kode HS | 29036990 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Pengenalan 1-bromo-3,4,5-trifluorobenzene (CAS # 138526-69-9)
Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan, dan informasi keselamatannya:
alam:
1-Bromo-3,4,5-trifluorobenzene merupakan cairan tidak berwarna yang tidak mudah menguap pada suhu kamar.
Tujuan:
1-Bromo-3,4,5-trifluorobenzene banyak digunakan dalam sintesis organik. Polaritas dan kelarutannya juga dapat digunakan sebagai pelarut dalam reaksi sintesis organik.
Metode pembuatan:
1-Bromo-3,4,5-trifluorobenzene biasanya dibuat dengan brominasi 1,3,4,5-tetrafluorobenzene. Ketika 1,3,4,5-tetrafluorobenzene bereaksi dengan brom, brom menggantikan posisi fluor untuk memperoleh produk target.
Informasi keamanan:
1-Bromo-3,4,5-trifluorobenzene merupakan senyawa organik dengan toksisitas tertentu. Kontak dengan kulit, mata, atau menghirup uapnya dapat menyebabkan iritasi dan luka bakar. Tindakan perlindungan pribadi yang tepat harus dilakukan selama pengoperasian dan penggunaan, seperti mengenakan sarung tangan, kacamata, dan peralatan pelindung pernapasan. Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup, hindari kontak dengan oksigen, sumber panas, dan sumber api untuk mencegah pembakaran atau ledakan. Berhati-hatilah selama proses penanganan dan ikuti metode penanganan dan pembuangan bahan kimia yang benar untuk mengurangi risiko keselamatan.