Asetaldehida(CAS#75-07-0)
Kode Risiko | R23/24/25 – Beracun jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R34 – Menyebabkan luka bakar R40 – Bukti terbatas mengenai efek karsinogenik R43 – Dapat menyebabkan sensitisasi jika kena kulit R36/37 – Mengiritasi mata dan sistem pernapasan. R12 – Sangat Mudah Terbakar R67 – Uap dapat menyebabkan kantuk dan pusing R11 – Sangat Mudah Terbakar R41 – Risiko kerusakan serius pada mata R22 – Berbahaya jika tertelan R10 – Mudah terbakar R19 – Dapat membentuk peroksida yang mudah meledak |
Deskripsi Keamanan | S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai. S33 – Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis. S16 – Jauhkan dari sumber api. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. |
ID PBB | PBB 1198 3/PG 3 |
WGK Jerman | 2 |
RTEC | LP8925000 |
KODE F MEREK FLUKA | 10 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29121200 |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | I |
Toksisitas | LD50 secara oral pada tikus: 1930 mg/kg (Smyth) |
Perkenalan
Asetaldehida, juga dikenal sebagai asetaldehida atau etilaldehida, adalah senyawa organik. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan asetaldehida:
Kualitas:
1. Merupakan cairan tidak berwarna dengan bau pedas dan menyengat.
2. Larut dalam air, alkohol dan pelarut eter, dan mudah menguap.
3. Memiliki polaritas sedang dan dapat digunakan sebagai pelarut yang baik.
Menggunakan:
1. Hal ini banyak digunakan dalam produksi industri.
2. Merupakan bahan mentah penting untuk sintesis senyawa lain.
3. Dapat digunakan untuk memproduksi bahan kimia seperti vinil asetat dan butil asetat.
Metode:
Ada beberapa cara untuk membuat asetaldehida, yang paling umum adalah diproduksi melalui oksidasi katalitik etilen. Proses ini dilakukan dengan menggunakan katalis oksigen dan logam (misalnya kobalt, iridium).
Informasi Keselamatan:
1. Merupakan zat beracun yang mengiritasi kulit, mata, saluran pernafasan dan sistem pencernaan.
2. Ini juga merupakan cairan yang mudah terbakar, yang dapat menyebabkan kebakaran jika terkena api terbuka atau suhu tinggi.
3. Tindakan keselamatan yang tepat harus diambil saat menggunakan asetaldehida, seperti mengenakan sarung tangan pelindung, kacamata dan respirator, dan memastikan bahwa asetaldehida digunakan di lingkungan yang berventilasi baik.