Asetal(CAS#105-57-7)
Kode Risiko | R11 – Sangat Mudah Terbakar R36/38 – Mengiritasi mata dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S9 – Simpan wadah di tempat yang berventilasi baik. S16 – Jauhkan dari sumber api. S33 – Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis. |
ID PBB | PBB 1088 3/PG 2 |
WGK Jerman | 2 |
RTEC | AB2800000 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29110000 |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | II |
Toksisitas | LD50 secara oral pada tikus: 4,57 g/kg (Smyth) |
Perkenalan
dietanol asetal.
Sifat: Asetal dietanol adalah cairan tidak berwarna hingga kuning muda dengan tekanan uap rendah. Ini larut dalam air, alkohol, dan pelarut eter dan merupakan senyawa dengan stabilitas yang baik.
Kegunaan: Asetal dietanol memiliki sifat kelarutan, plastisitas dan pembasahan yang sangat baik. Ini sering digunakan sebagai pelarut, bahan pembasah dan pelumas.
Metode pembuatan: asetal dietanol umumnya dibuat melalui reaksi siklisasi senyawa epoksi. Etilen oksida direaksikan dengan alkohol menghasilkan etil alkohol dietil eter, yang kemudian dibentuk melalui hidrolisis katalis asam untuk membentuk asetal dietanol.
Informasi keselamatan: Asetal dietanol merupakan senyawa dengan toksisitas rendah, namun tetap perlu memperhatikan keamanan penggunaan. Hindari kontak dengan oksidan kuat, asam kuat dan oksidan untuk mencegah reaksi kimia atau kecelakaan berbahaya. Sarung tangan pelindung, kacamata pelindung, dan baju terusan yang sesuai harus dipakai saat digunakan.