halaman_banner

produk

4-Fluoro-3-nitrotoluena(CAS# 446-11-7)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C7H6FNO2
Massa Molar 155.13
Kepadatan 1.262
Titik lebur 28 °C
Titik Boling 241 °C
Titik nyala 22 °C
Tekanan Uap 0,0612mmHg pada 25°C
Penampilan Bubuk kristal kuning
Berat jenis 1.262
Warna Merah kecoklatan
Kondisi Penyimpanan Disegel dalam suhu kamar yang kering
Indeks Bias 1.524
MDL MFCD00007060
Sifat Fisika dan Kimia Kristal Kuning

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan.
R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
R34 – Menyebabkan luka bakar
Deskripsi Keamanan S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai.
S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.)
S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
Catatan Bahaya Mengiritasi
Kelas Bahaya 6.1

 

Perkenalan

4-Fluoro-3-nitrotoluene adalah senyawa organik. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keselamatannya:

 

Kualitas:

4-Fluoro-3-nitrotoluene adalah padatan kristal tidak berwarna yang stabil pada suhu kamar. Ini mudah larut dalam pelarut organik seperti etanol, kloroform, dan dimetilformamida.

 

Menggunakan:

4-fluoro-3-nitrotoluene umumnya digunakan sebagai bahan awal atau perantara dalam reaksi sintesis organik. Selain itu juga dapat digunakan sebagai bahan baku fungisida dan insektisida serangga.

 

Metode:

4-Fluoro-3-nitrotoluena dapat disintesis dengan berbagai metode. Metode yang umum adalah dengan memasukkan gugus fluor dan nitro ke dalam toluena. Reaksi ini umumnya menggunakan hidrogen fluorida dan asam nitrat sebagai reagen reaksi, dan kondisi reaksi perlu dikontrol dengan baik.

 

Informasi Keselamatan:

Saat menggunakan 4-fluoro-3-nitrotoluene, tindakan pencegahan keselamatan berikut harus diperhatikan:

Ini adalah bahan kimia yang memiliki efek iritasi pada mata, kulit, dan saluran pernafasan dan harus dihindari.

Alat pelindung diri seperti sarung tangan, kacamata pelindung, dan pakaian pelindung harus digunakan saat mengoperasikan.

Ini harus digunakan di tempat yang berventilasi baik untuk menghindari menghirup uapnya.

Usahakan untuk menghindari kontak dengan oksidan, asam kuat, atau basa kuat untuk mencegah reaksi berbahaya.

 


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami