4-Kloro-3 5-Dinitrobenzotrifluorida(CAS# 393-75-9)
Kode Risiko | R22 – Berbahaya jika tertelan R24 – Beracun jika kena kulit R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. |
ID PBB | PBB 2811 6.1/PG 2 |
WGK Jerman | 3 |
RTEC | XS9065000 |
TSCA | T |
Kode HS | 29049085 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | 6.1 |
Grup Pengepakan | II |
Perkenalan
3,5-Dinitro-4-chlorotrifluorotoluene adalah senyawa organik. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keselamatannya:
Kualitas:
- 3,5-Dinitro-4-chlorotrifluorotoluene adalah padatan kristal tidak berwarna dengan sifat ledakan yang kuat.
- Memiliki massa jenis 1,85 g/cm3 dan hampir tidak larut dalam air pada suhu kamar, sedikit larut dalam alkohol dan eter.
Menggunakan:
- 3,5-Dinitro-4-chlorotrifluorotoluene terutama digunakan sebagai bahan baku bahan peledak dan propelan. Karena penginderaan energinya yang tinggi dan stabilitasnya yang tinggi, ia banyak digunakan dalam bahan bakar roket dan bom atau alat peledak lainnya.
- Dapat juga digunakan dalam beberapa percobaan kimia tertentu sebagai reagen atau bahan referensi.
Metode:
- Pembuatan 3,5-dinitro-4-klorotrifluorotoluena dapat dicapai dengan nitrifikasi. Asam nitrat dan timbal nitrat biasanya digunakan untuk reaksi nitrifikasi, dan senyawa prekursor yang sesuai direaksikan dengan asam nitrat untuk mendapatkan produk target.
Informasi Keselamatan:
- 3,5-Dinitro-4-chlorotrifluorotoluene adalah senyawa yang sangat mudah meledak dan beracun yang dapat menyebabkan bahaya serius jika bersentuhan, terhirup, atau tertelan.
- Adanya suhu tinggi, nyala api, atau zat mudah terbakar lainnya dapat menyebabkan ledakan hebat.
- Prosedur keselamatan yang ketat harus diikuti selama penanganan dan penyimpanan, mengenakan alat pelindung diri yang sesuai, dan memastikan bahwa lingkungan sekitar memiliki ventilasi yang baik.
- Hindari kontak dengan gas, bahan mudah terbakar, oksidan dan zat lain selama penggunaan untuk menghindari kecelakaan.