4-Bromo-3-fluorotoluena(CAS# 452-74-4)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | R10 – Mudah terbakar R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai S16 – Jauhkan dari sumber api. |
ID PBB | PBB 1993 3/PG 3 |
WGK Jerman | 3 |
Kode HS | 29039990 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
4-Bromo-3-fluorotoluene adalah senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keselamatannya:
Kualitas:
4-Bromo-3-fluorotoluene adalah cairan tidak berwarna dengan struktur cincin benzena dan substituen brom dan fluor. Ini memiliki bau yang menyengat pada suhu kamar. Ini sulit larut dalam air dingin tetapi dapat dilarutkan dalam pelarut organik.
Menggunakan:
4-Bromo-3-fluorotoluene adalah zat antara penting dalam sintesis organik. Hal ini juga biasa digunakan dalam bidang material, misalnya untuk sintesis polimer dengan sifat khusus.
Metode:
Pembuatan 4-bromo-3-fluorotoluena dicapai dengan mereaksikan hidrogen fluorida (HF) dan hidrogen bromida (HBr) dengan senyawa berbasis toluena yang sesuai dalam sistem reaksi. Reaksi ini perlu dilakukan pada suhu dan tekanan yang tepat dan menggunakan katalis asam.
Informasi Keselamatan:
4-Bromo-3-fluorotoluene merupakan senyawa beracun dan harus dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, dan saluran pernapasan. Saat digunakan, peralatan pelindung yang sesuai seperti sarung tangan, kacamata, dan pelindung wajah harus dipakai. Saat menangani senyawa ini, prosedur pengoperasian keselamatan laboratorium yang tepat harus diikuti dan dioperasikan di lingkungan yang berventilasi baik. Itu harus disimpan di tempat yang kering, sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api dan nyala api terbuka. Setiap pengoperasian yang menggunakan kompon harus dilakukan dengan peralatan dan kondisi yang sesuai, dengan pelatihan yang sesuai dan personel yang memahami pengoperasian yang aman.