4-5-Dimetil-2-isobutil-3-tiazolin(CAS#65894-83-9)
WGK Jerman | 2 |
RTEC | XJ6642800 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29341000 |
Perkenalan
4,5-Dimethyl-2-isobutil-3-thiazoliline (juga dikenal sebagai DBTDL) adalah senyawa organik. Berikut pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keselamatan DBTDL:
Kualitas:
- Penampilan: DBTDL adalah cairan tidak berwarna hingga kekuningan.
- Kelarutan: DBTDL dapat dilarutkan dalam banyak pelarut organik seperti etanol, eter dan benzena.
- Stabilitas: DBTDL stabil pada suhu normal, namun dekomposisi dapat terjadi pada suhu tinggi.
Menggunakan:
- Katalis: DBTDL sering digunakan sebagai katalis, terutama dalam sintesis organik, seperti polimerisasi olefin, reaksi kopling silan, dll. Ia mampu memfasilitasi reaksi kimia tertentu.
- Tahan api: DBTDL juga digunakan sebagai aditif pada penghambat api untuk meningkatkan sifat tahan api polimer.
- Reagen: DBTDL dapat digunakan sebagai reagen dalam sintesis organik, misalnya untuk senyawa dengan gugus fungsi tertentu.
Metode:
Penyusunan DBTDL dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satu cara yang umum dilakukan adalah sebagai berikut:
- Langkah reaksi 1: 2-thiacyclohexanone dan isobutyraldehyde direaksikan dengan adanya asam sulfat untuk menghasilkan 4,5-dimetil-2-isobutil-3-thiazoliline.
- Langkah reaksi 2: Produk DBTDL murni diperoleh dengan penyulingan dan pemurnian.
Informasi Keselamatan:
- DBTDL bersifat iritasi dan korosif, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Pertahankan kondisi ventilasi yang baik dan hindari kontak dengan oksidan, asam dan basa saat menggunakan dan menyimpan DBTDL.
- Jangan membuang DBTDL ke saluran pembuangan atau lingkungan dan harus diolah dan dibuang sesuai dengan peraturan setempat.