3-Mercapto-2-pentanon(CAS#67633-97-0)
Simbol Bahaya | Xn – Berbahaya |
Kode Risiko | R10 – Mudah terbakar R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R41 – Risiko kerusakan serius pada mata R22 – Berbahaya jika tertelan |
Deskripsi Keamanan | S16 – Jauhkan dari sumber api. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S39 – Memakai pelindung mata/wajah. S60 – Bahan ini dan wadahnya harus dibuang sebagai limbah berbahaya. S37 – Kenakan sarung tangan yang sesuai. S33 – Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis. S7 – Jaga agar wadah tetap tertutup rapat. |
ID PBB | 1224 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29309090 |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
3-Thio-2-pentanone, juga dikenal sebagai DMSO (dimetil sulfoksida), adalah pelarut dan senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan 3-tio-2-pentanon:
Kualitas:
- Penampilan: Cairan tidak berwarna
- Larut: Larut dalam air dan sebagian besar pelarut organik, merupakan pelarut polar
Menggunakan:
- 3-Thio-2-pentanone memiliki kegunaan yang luas dan terutama digunakan sebagai pelarut.
Metode:
- 3-Thio-2-pentanon dapat disintesis. Metode pembuatan yang umum digunakan diperoleh dengan mereaksikan dimetil sulfoksida dengan zat pengoksidasi ringan seperti hidrogen peroksida.
Informasi Keselamatan:
- Kontak langsung dengan 3-thio-2-pentanone dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan sistem pernapasan, dan berhati-hatilah untuk menghindari kontak langsung saat menggunakan.
- Ini adalah bahan yang mudah terbakar dan harus dijauhkan dari api terbuka dan suhu tinggi.
- Ikuti praktik keselamatan laboratorium yang baik dan dilengkapi dengan peralatan pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan, kacamata pelindung, dan gaun pelindung selama penanganan.