3-FLUOROBENZOTRIFLUORIDE(CAS#54773-19-2)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S24/25 – Hindari kontak dengan kulit dan mata. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. |
Kelas Bahaya | IRITASI |
Perkenalan
2,3-Dichlorotrifluorotoluene adalah senyawa organik yang juga dikenal sebagai 2,3-dichloro-1,1,1-trifluoro-4-methylbenzene. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keselamatannya:
Kualitas:
- Penampilan: Cairan tidak berwarna sampai kuning pucat
- Kelarutan: Larut dalam pelarut organik seperti eter, kloroform dan benzena, tidak larut dalam air
- Massa molekul relatif: kira-kira. 216.96
Menggunakan:
- 2,3-Dichlorotrifluorotoluene terutama digunakan sebagai bahan kimia penelitian dan banyak digunakan dalam sintesis organik dan laboratorium.
- Ini juga dapat digunakan sebagai reagen dalam sintesis organik untuk berpartisipasi dalam reaksi untuk menghasilkan molekul organik kompleks.
Metode:
- 2,3-Diklorotrifluorotoluena biasanya dibentuk oleh reaksi 1,1,2-triklorotrifluoroetana dan formilbenzena klorida yang dikatalisis oleh boron trifluorida.
Informasi Keselamatan:
- 2,3-Dichlorotrifluorotoluene beracun dan mengiritasi, dan harus dihindari jika terkena kulit dan mata.
- Saat menggunakan dan menyimpan, wadah harus tertutup rapat untuk menghindari kontak dengan oksidan dan asam kuat.
- Peralatan pelindung yang sesuai seperti kacamata kimia, sarung tangan dan pakaian pelindung harus dipakai selama penanganan dan penanganan.
- Saat membuang limbah, peraturan lingkungan dan keselamatan setempat harus dipatuhi.