3-Fluoro-2-metilanilin(CAS# 443-86-7)
Simbol Bahaya | T – Beracun |
Kode Risiko | R23/24/25 – Beracun jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) |
Perkenalan
3-Fluoro-2-methylaniline(3-Fluoro-2-methylaniline) adalah senyawa organik dengan rumus molekul C7H8FN, dengan gugus metil dan gugus amino dalam strukturnya, dan atom fluor menggantikan satu atom hidrogen pada cincin benzena . Berikut ini penjelasan tentang sifat, kegunaan, penyiapan dan informasi keamanan senyawa tersebut:
Alam:
-Penampilan: Cairan tidak berwarna atau kuning muda.
-Titik lebur: -25 ℃.
-Titik didih: 173-174 ℃.
-Kepadatan: 1,091g/cm³.
-Kelarutan: Sedikit larut dalam air, larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, ester, dll.
Menggunakan:
- 3-Fluoro-2-methylaniline banyak digunakan sebagai zat antara di bidang pestisida, obat-obatan dan pewarna.
-Ini memainkan peran penting dalam persiapan pestisida seperti fenol sianoguanidin dan fenil uretan.
-Dalam sintesis organik, dapat digunakan untuk menyiapkan senyawa organik dan bahan fungsional lainnya.
Metode Persiapan:
3-Fluoro-2-methylaniline dapat dibuat melalui reaksi fluorinasi atau reaksi substitusi nukleofilik. Metode pembuatan yang umum adalah dengan mereaksikan 2-aminotoluena dengan hidrogen fluorida menghasilkan 3-Fluoro-2-methylaniline.
Informasi Keselamatan:
- 3-Fluoro-2-methylaniline adalah senyawa organik, dan toksisitas serta iritasinya harus diperhatikan selama pengoperasian.
-Kontak dengan kulit, mata, atau menghirup uapnya dapat menyebabkan iritasi dan cedera.
-Kenakan peralatan pelindung yang sesuai seperti sarung tangan pelindung bahan kimia, kacamata pelindung, dan pelindung pernapasan saat digunakan.
-Hindari kontak dengan oksidan kuat, hindari api terbuka dan lingkungan bersuhu tinggi.
-Mematuhi peraturan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja yang relevan selama penggunaan dan penyimpanan.