3-Kloro-5-(trifluorometil)piridin(CAS# 85148-26-1)
Kode Risiko | R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R25 – Beracun jika tertelan |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) |
ID PBB | UN 2811 6.1/PGIII |
WGK Jerman | 3 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | IRITANT, IRITANT-H |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
3-choro-5-(trifluoromethyl)pyridine adalah senyawa organik dengan rumus kimia C≡H₂ ClFΛ N. Merupakan cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang menyengat. Berikut penjelasan tentang sifat, penggunaan, pembuatan dan informasi keamanan 3-choro-5-(trifluoromethyl)pyridine:
Alam:
-Kepadatan: 1,578 g/mL
-Titik didih: 79-82 ℃
-Titik lebur: -52,5 ℃
-Kelarutan: Larut dalam pelarut organik seperti etanol, eter dan diklorometana, sedikit larut dalam air.
Menggunakan:
-Sebagai reagen dan zat antara dalam sintesis organik, digunakan dalam sintesis pestisida, obat-obatan dan senyawa organik lainnya.
-Untuk penelitian di bidang kedokteran, seperti sintesis obat anti kanker dan biomarker.
Metode Persiapan:
3-kloro-5-(trifluorometil)piridin dapat dibuat dengan dua metode berikut:
1. Menggunakan bahan baku piridin, reaksi klorinasi dilakukan dengan adanya asam klorida, kemudian reaksi trifluorometilasi dilakukan dengan adanya natrium trifluorometilasi.
2. Dengan menggunakan asam 3-pikolinat sebagai bahan baku, dilakukan reaksi klorinasi dengan adanya tionil klorida, kemudian dilakukan reaksi trifluorometilasi dengan adanya trifluorometil merkaptan.
Informasi Keselamatan:
- 3-chloro-5-(trifluoromethyl)pyridine bersifat iritasi dan dapat menyebabkan iritasi jika kena kulit dan mata. Penting untuk mengenakan tindakan perlindungan yang tepat saat menggunakan, seperti memakai kacamata pelindung, sarung tangan, dan pakaian pelindung.
-Hindari menghirup uapnya dan pastikan pengoperasian dilakukan di tempat yang berventilasi baik.
-Saat menyimpan, simpan dalam wadah tertutup, jauh dari api dan zat pengoksidasi.
-Saat membuang limbah, perlakukan dan buang sesuai dengan peraturan setempat.
-Silakan periksa Lembar Data Keselamatan (SDS) yang relevan untuk informasi keselamatan lebih rinci.