3-Bromo-2-klorobenzotrifluorida(CAS# 56131-47-6)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Perkenalan
Ini adalah senyawa organik dengan rumus C7H3BrClF3. Berikut ini penjelasan tentang sifat, kegunaan, penyiapan dan informasi keamanan senyawa tersebut:
Alam:
-Penampilan: cairan tidak berwarna
-Titik leleh: -14°C
-Titik didih: 162°C
-Kepadatan: 1,81g/cm³
-Larut: Larut dalam pelarut organik seperti eter dan diklorometana, sedikit larut dalam air
Menggunakan:
-Banyak digunakan sebagai perantara dalam sintesis organik, terutama di bidang farmasi dan pestisida.
-Ini juga dapat digunakan sebagai kompleks dalam sintesis asimetris, katalis dan kristal cair.
Metode Persiapan:
Disintesis dengan reaksi berikut:
1. Pertama, 2-klorotrifluorotoluena (C7H4ClF3) direaksikan dengan kompleks natrium nitrit-N-asetamida menghasilkan 2-nitrotrifluorotoluena (C7H3NO2F3).
2. 2-Nitrotrifluorotoluena bereaksi dengan hidrogen bromida, kemudian gugus fungsi nitro diganti dengan gugus fungsi brom melalui reaksi substitusi untuk mendapatkan gugus fungsi nitro.
Informasi Keselamatan:
-harus merupakan senyawa organik, yang memiliki sensitisasi dan toksisitas tertentu. Harap perhatikan pengoperasian dan penyimpanan yang benar.
-Penggunaan harus memakai sarung tangan pelindung, kacamata dan masker pelindung untuk menghindari kontak dengan kulit dan menghirup gas.
-Hindari kontak dengan oksidan kuat, asam kuat, alkali kuat, dan sumber api untuk mencegah reaksi berbahaya.
-Bekerja di tempat yang berventilasi baik, jauh dari api dan sumber panas.
-Jika terjadi kontak atau tertelan, segera dapatkan bantuan medis.