3 4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida(CAS# 60481-51-8)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
WGK Jerman | 3 |
Perkenalan
3,4-Dimetilhidrazin hidroklorida adalah senyawa organik dengan rumus kimia C8H12N2 · HCl. Berikut ini penjelasan singkat tentang sifat, kegunaan, formulasi dan informasi keamanannya:
Alam:
-Penampilan: 3,4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida biasanya tidak berwarna hingga kristal kuning pucat.
-Kelarutan: Ia memiliki kelarutan tertentu dalam air, tetapi juga larut dalam alkohol dan pelarut eter.
-Titik lebur: Titik lelehnya 160-162°C.
-Toksisitas: 3,4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida memiliki toksisitas tertentu dan harus digunakan dengan aman.
Menggunakan:
-Reagen kimia: 3,4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida dapat digunakan sebagai perantara sintesis organik untuk sintesis senyawa atau bahan lain.
-Penelitian farmasi: Juga digunakan dalam bidang penelitian kedokteran, seperti obat sintetik dan turunan senyawa organik lainnya.
Metode Persiapan:
Metode pembuatan 3,4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1. Pertama, 3,4-dimetilanilin dilarutkan dalam pelarut alkohol dalam jumlah yang sesuai.
2. Kemudian, larutan asam klorida digunakan untuk bereaksi dengan larutan tersebut, dan pada saat itu akan terbentuk endapan.
3. Terakhir, endapan dikumpulkan dan dikeringkan untuk memperoleh 3,4-Dimetilfenilhidrazin hidroklorida.
Informasi Keselamatan:
- 3,4-Dimethylphenylhydrazine hydrochloride memiliki tingkat bahaya tertentu dan dapat menyebabkan kerusakan pada kesehatan manusia. Oleh karena itu, dalam penggunaan proses harus memperhatikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan yang relevan.
-Ini harus ditempatkan dalam wadah tertutup, jauh dari api dan zat pengoksidasi, dan disimpan di tempat sejuk dan kering.
-Saat menggunakan, harus memakai alat pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan laboratorium, kacamata dan jas laboratorium.
-Saat menangani senyawa ini, hindari menghirup debu atau larutannya, serta kontak dengan kulit dan mata.
-Setelah digunakan, limbah harus dibuang dengan benar dan peraturan perlindungan lingkungan setempat harus dipatuhi.