3 3 Asam 3-Trifluoropropionat(CAS# 2516-99-6)
Simbol Bahaya | C – Korosif |
Kode Risiko | 34 – Menyebabkan luka bakar |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.) |
ID PBB | PBB 3265 8/PG 2 |
WGK Jerman | 3 |
Kode HS | 29159000 |
Catatan Bahaya | Korosif |
Kelas Bahaya | 8 |
Grup Pengepakan | II |
Perkenalan
Asam 3,3,3-trifluoropropionat adalah senyawa organik dengan rumus kimia C3HF3O2. Berikut penjelasan sifat, kegunaan, formulasi dan informasi keamanannya:
Alam:
1. Penampilan: Asam 3,3,3-trifluoropropionat adalah cairan tidak berwarna dengan bau menyengat yang menyengat.
2. Kelarutan: Dapat dilarutkan dalam air dan banyak pelarut organik.
3. Stabilitas : Merupakan senyawa stabil yang tidak akan terurai atau terurai pada suhu kamar.
4. Sifat mudah terbakar: Asam 3,3,3-trifluoropropionat mudah terbakar dan dapat terbakar menghasilkan gas beracun dan zat berbahaya.
Menggunakan:
1. Sintesis Kimia: sering digunakan sebagai bahan baku penting dalam sintesis organik, untuk pembuatan senyawa organik lainnya.
2. Surfaktan: Dapat digunakan sebagai komponen surfaktan, dan dalam beberapa aplikasi memiliki karakteristik emulsifikasi, dispersi dan pelarutan.
3. Bahan pembersih: Karena kelarutannya yang baik, bahan ini juga digunakan sebagai bahan pembersih.
Metode:
Pembuatan asam 3,3,3-trifluoropropionat biasanya diperoleh dengan mereaksikan anhidrida dikarboksilat oksalat dan trifluorometilmetana. Metode persiapan spesifik tergantung pada skala produksi dan kemurnian yang dibutuhkan.
Informasi Keselamatan:
1. Asam 3,3,3-trifluoropropionat bersifat iritasi dan dapat menyebabkan iritasi dan peradangan setelah kontak dengan mata, kulit, dan saluran pernapasan. Kenakan alat pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan, kacamata dan pakaian pelindung saat digunakan.
2. Apabila tidak sengaja terhirup atau tertelan, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
3. Hindari kontak dengan oksidan dan zat alkali kuat untuk menghindari reaksi yang tidak aman.
Harap dicatat bahwa informasi ini hanya untuk tujuan informasi. Saat menggunakan atau menangani bahan kimia, pastikan untuk mengikuti pedoman pengoperasian dan tindakan keselamatan yang benar, serta mengacu pada peraturan dan lembar data keselamatan yang relevan.