2-Kloro-5-nitrobenzotrifluorida (CAS# 777-37-7)
Kode Risiko | R22 – Berbahaya jika tertelan R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R20/21/22 – Berbahaya jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
ID PBB | 2810 |
WGK Jerman | 3 |
TSCA | Ya |
Kode HS | 29039990 |
Catatan Bahaya | Mengiritasi |
Kelas Bahaya | 6.1 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
2-Kloro-5-nitrotrifluorotoluena juga dikenal sebagai 2,5-dikloro-3-nitrotrifluorotoluena. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keselamatannya:
Kualitas:
- Penampilan: Padatan tidak berwarna atau putih
- Kelarutan: Larut dalam pelarut organik dan larut dalam pelarut etanol dan eter.
Menggunakan:
Ini dapat digunakan dalam sintesis beberapa senyawa organik penting, seperti fluorobenzena, zat pengarah dan senyawa heterosiklik.
Metode:
2-Kloro-5-nitrotrifluorotoluena dapat disintesis dengan fluorinasi 3-nitrofenol dan tionil klorida pada silika gel. Kondisi reaksi dapat dilakukan pada suhu tinggi dan kelebihan trifluorometana digunakan sebagai zat fluorinasi.
Informasi Keselamatan:
- 2-Chloro-5-nitrotrifluorotoluene merupakan senyawa organofluorin dengan toksisitas tertentu. Tindakan pencegahan yang tepat harus dilakukan selama pengoperasian, termasuk mengenakan kacamata pelindung, sarung tangan, dan pakaian pelindung yang sesuai.
- Hindari menghirup debu atau larutannya dan hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Bila disimpan dan dibuang, sebaiknya ditempatkan dalam wadah kedap udara dan dijauhkan dari api dan oksidator untuk mencegah kebakaran atau ledakan.
- Berhati-hatilah saat menggunakan di area yang berventilasi buruk untuk menghindari akumulasi gas berbahaya.
- Siapapun yang bersentuhan dengan senyawa tersebut harus segera mencari pertolongan medis dengan membawa kemasan atau label bahan kimia sehingga dokter dapat membuat diagnosis dan pengobatan yang akurat.