halaman_banner

produk

2-Kloro-5-iodopiridin(CAS# 69045-79-0)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C5H3ClIN
Massa Molar 239.44
Kepadatan 2,052±0,06 g/cm3(Diprediksi)
Titik lebur 95-98 °C (menyala)
Titik Boling 253,2±20,0 °C (Diprediksi)
Kelarutan Air tidak larut
Penampilan Bubuk kristal putih
Warna Putih pudar hingga kuning krem
BRN 108889
pKa -2,00±0,10(Diprediksi)
Kondisi Penyimpanan Simpan di tempat gelap, Disegel di tempat kering, Suhu Kamar
Peka Sensitif terhadap Cahaya
MDL MFCD01863635
Sifat Fisika dan Kimia Kristal putih

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
R20/22 – Berbahaya jika terhirup dan tertelan.
Deskripsi Keamanan S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai.
S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
S22 – Jangan menghirup debu.
WGK Jerman 3
Kode HS 29333990
Catatan Bahaya Iritasi/Sensitif terhadap Cahaya
Kelas Bahaya IRITASI

 

Perkenalan

2-Chloro-5-iodopyridine adalah senyawa organik.

 

2-Chloro-5-iodopyridine memiliki beberapa sifat penting. Ini adalah senyawa aromatik dengan gugus fungsi seperti alkohol dan amina, yang memiliki elektrofilisitas yang kuat. Kedua, ia memiliki kelarutan yang tinggi dan tekanan uap yang rendah, dan dapat berbentuk padat atau cair pada suhu kamar.

 

Senyawa ini memiliki beragam aplikasi di sejumlah bidang. Sering digunakan sebagai reagen atau katalis dalam reaksi sintesis organik, misalnya sebagai katalis asam untuk reaksi esterifikasi. Ini juga dapat digunakan dalam sintesis pestisida, pigmen, dan pewarna.

 

Ada beberapa cara untuk menyiapkan 2-kloro-5-iodopyridine. Metode yang umum adalah mereaksikan 2-kloro-5-aminopiridin dengan tionil iodida atau hidrogen iodida untuk menghasilkan senyawa dalam reaksi. Ini juga dapat dibuat dengan iodinasi 2-kloro-5-bromopiridin.

 

Informasi keamanan: 2-chloro-5-iodopyridine merupakan senyawa organik dengan bahaya tertentu. Saat mengoperasikan, tindakan keselamatan seperti mengenakan sarung tangan pelindung, kacamata, dan pakaian pelindung diperlukan. Ini harus digunakan dalam kondisi berventilasi dan hindari terhirup, tertelan, atau kontak dengan kulit. Jika terjadi kontak atau terhirup secara tidak sengaja, segera dapatkan bantuan medis.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami