halaman_banner

produk

2-Kloro-4-fluorobenzaldehida(CAS#84194-36-5)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C7H4ClFO
Massa Molar 158.56
Kepadatan 1,3310 (perkiraan)
Titik lebur 60-63 °C (menyala)
Titik Boling 118-120 °C/50 mmHg (menyala)
Titik nyala >110°C
Penampilan Kristal seperti kuning
Warna Putih hingga Hampir putih
BRN 3537704
Kondisi Penyimpanan Simpan di tempat gelap, Disegel di tempat kering, Suhu Kamar
Peka Sensitif terhadap Udara
MDL MFCD00042527
Sifat Fisika dan Kimia Cairan berwarna putih hingga kekuningan. Titik didih 118 °c -120 °c (50mmHg), titik leleh 60 °c -63 °c.

Detil Produk

Label Produk

Simbol Bahaya Xi – Mengiritasi
Kode Risiko 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit.
Deskripsi Keamanan S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.
S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai
S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai.
WGK Jerman 3
Kode HS 29130000
Kelas Bahaya IRITASI

 

Perkenalan

2-Kloro-4-fluorobenzaldehida adalah senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan, dan informasi keselamatannya:

 

Sifat: Merupakan cairan tidak berwarna hingga kuning pucat dengan bau yang menyengat. Ini tidak larut dalam air pada suhu kamar, tetapi larut dalam pelarut organik seperti alkohol atau eter.

 

Menggunakan:

2-Chloro-4-fluorobenzaldehyde sering digunakan sebagai zat antara penting dalam sintesis organik. Ini dapat digunakan untuk mensintesis senyawa aktif biologis, antara lain oksakloro, imidazodon, aminoketon, dan aminoketon. Ini juga dapat digunakan sebagai bahan baku pestisida dan pestisida.

 

Metode:

2-Kloro-4-fluorobenzaldehida dapat dibuat dengan mereaksikan asam 2-kloro-4-fluorobenzoat dengan asam sulfat, tionil klorida, atau fosfor klorida. Reaksi ini sering dilakukan dalam atmosfer inert dan memerlukan suhu serta waktu reaksi yang sesuai.

 

Informasi Keselamatan:

2-Chloro-4-fluorobenzaldehyde berbahaya, dan tindakan pencegahan keselamatan perlu diperhatikan saat menggunakan dan menyimpannya. Bahan ini dapat menyebabkan iritasi dan korosif pada mata, kulit, dan sistem pernapasan, sehingga peralatan pelindung yang tepat seperti sarung tangan, kacamata, dan respirator harus dipakai saat mengoperasikannya. Hindari kontak dengan kulit dan menghirup uapnya. Selama penggunaan, lingkungan kerja yang berventilasi baik harus dijaga, dan dijauhkan dari api terbuka dan suhu tinggi. Jika terjadi kontak yang tidak disengaja, harus segera dibilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami