halaman_banner

produk

2-3-Dikloropropionitril(CAS#2601-89-0)

Sifat Kimia:

Rumus Molekuler C3H3Cl2N
Massa Molar 123,97
Kepadatan 1,35 gram/cm3
Titik lebur 243 °C (terurai)
Titik Boling 62-63°C 13mm
Titik nyala 62-63°C/13mm
Tekanan Uap 0,484mmHg pada 25°C
Kondisi Penyimpanan 2-8°C
Indeks Bias 1,4640 (perkiraan)
Sifat Fisika dan Kimia Produk ini berbentuk cair, BP 60 ℃/1,72 kPa, massa jenis relatif 1,34, larut dalam benzena, etanol dan kloroform, tidak larut dalam air.
Menggunakan Digunakan sebagai zat antara farmasi dan pewarna

Detil Produk

Label Produk

Kode Risiko 23/24/25 – Beracun jika terhirup, jika kena kulit, dan jika tertelan.
Deskripsi Keamanan S23 – Jangan menghirup uap.
S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
S45 – Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan, segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika memungkinkan.)
ID PBB 3276
Kelas Bahaya 6.1
Grup Pengepakan II

 

Perkenalan

2,3-Dikloropropionitril adalah senyawa organik. Berikut ini adalah pengenalan sifat, kegunaan, metode pembuatan dan informasi keamanan 2,3-dikloropropionitril:

 

Kualitas:

1.2,3-Dichloropropionitrile adalah cairan tidak berwarna dengan bau menyengat yang khas.

2. Mudah terbakar dan dapat membentuk campuran uap dengan oksigen yang dapat meledak.

4.2,3-Dikloropropionitril sedikit larut dalam air dan larut dalam pelarut organik seperti etanol dan eter.

5. Bersifat korosif dan menimbulkan efek iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan.

 

Menggunakan:

2. Dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis senyawa organik, seperti ester, Amida, keton, dll.

 

Metode:

Ada banyak cara untuk membuat 2,3-dikloropropionitril, salah satunya adalah dengan mereaksikan propionitril dengan klorin dengan adanya alkali untuk menghasilkan 2,3-dikloropropionitril.

 

Informasi Keselamatan:

1.2,3-Dichloropropionitrile bersifat iritasi dan korosif, dan harus dibilas dengan air segera setelah kontak dengan kulit dan mata.

2. Saat menggunakan 2,3-dikloropropionitril, berhati-hatilah agar tidak menghirup uapnya.

3. Alat pelindung diri seperti sarung tangan pelindung, kacamata dan respirator harus dipakai selama pengoperasian.

4. Hindari kontak dengan oksidan dan bahan mudah terbakar selama penyimpanan, dan simpan di tempat yang kering dan berventilasi baik.

Bahan kimia apa pun harus digunakan dengan hati-hati dan sesuai dengan langkah-langkah keselamatan yang relevan.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami