2 2 3 4 4 4-Heksafluorobutil metakrilat(CAS# 36405-47-7)
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S27 – Segera lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi. S36/37/39 – Kenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah yang sesuai. S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai |
ID PBB | PBB 3272 3/PG 3 |
WGK Jerman | 3 |
Kode HS | 29161400 |
Catatan Bahaya | Yg membuat air mata bercucuran |
Kelas Bahaya | 3 |
Grup Pengepakan | AKU AKU AKU |
Perkenalan
Heksafluorobutil metakrilat. Berikut ini adalah pengenalan rinci tentang sifat, kegunaan, metode persiapan dan informasi keamanan heksafluorobutil metakrilat:
Kualitas:
1. Penampilan: cairan tidak berwarna.
3. Kepadatan: 1,35 g/cm³.
4. Kelarutan: larut dalam pelarut organik, seperti metanol, etanol, eter dan metilen klorida, tidak larut dalam air.
Menggunakan:
1. Sebagai surfaktan: Hexafluorobutyl methacrylate dapat digunakan dalam pembuatan surfaktan, dan sering digunakan dalam sintesis pelapis dan tinta dengan energi permukaan tinggi.
2. Pembuatan polimer khusus: Hexafluorobutyl methacrylate dapat digunakan sebagai monomer polimer khusus untuk menyiapkan bahan dengan sifat khusus, seperti tahan suhu tinggi, ketahanan korosi kimia, dll.
Metode:
Heksafluorobutil metakrilat dapat dibuat dengan fluorinasi fase gas yang dikatalisis asam fluorida. Langkah spesifiknya adalah mencampurkan uap heksafluorobutil akrilat dengan uap metanol, dan melalui reaksi katalitik asam fluorida untuk menghasilkan heksafluorobutil metakrilat.
Informasi Keselamatan:
1. Hexafluorobutyl methacrylate bersifat iritasi dan dapat menyebabkan iritasi, rasa terbakar, dan ketidaknyamanan lainnya jika terkena kulit, mata, atau saluran pernapasan. Perlengkapan pelindung yang sesuai harus dipakai saat digunakan.
2. Hexafluorobutyl methacrylate mudah terbakar, hindari kontak dengan api terbuka atau suhu tinggi.
3. Saat menggunakan atau menyimpan, hindari kontak dengan zat seperti oksidan, asam kuat atau basa kuat untuk menghindari reaksi berbahaya.
4. Pembuangan limbah harus mematuhi undang-undang dan peraturan lingkungan setempat, dan tidak boleh dibuang sesuka hati.