1- Bromo-4-(trifluorometoksi)benzena(CAS# 407-14-7)
Kode Risiko | R22 – Berbahaya jika tertelan R36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. R43 – Dapat menyebabkan sensitisasi jika kena kulit R51/53 – Beracun bagi organisme perairan, dapat menyebabkan dampak buruk jangka panjang pada lingkungan perairan. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36/37 – Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan yang sesuai. S61 – Hindari pelepasan ke lingkungan. Lihat petunjuk khusus/lembar data keselamatan. S37/39 – Kenakan sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
ID PBB | PBB 3082 9/PG 3 |
WGK Jerman | 1 |
Kode HS | 29093090 |
Kelas Bahaya | IRITASI |
Toksisitas | LD50 secara oral pada Kelinci: > 2500 mg/kg |
Perkenalan
Bromotrifluoromethoxybenzene (BTM) adalah senyawa organik. Berikut pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan, dan informasi keselamatan BTM:
Kualitas:
- Penampilan: Bromotrifluoromethoxybenzene adalah cairan tidak berwarna atau kuning muda.
- Bau : Memiliki bau yang khas.
- Kelarutan: Dapat dilarutkan dalam pelarut organik seperti etanol dan eter.
Menggunakan:
Bromotrifluoromethoxybenzene terutama digunakan sebagai reagen reaksi dalam sintesis organik. Ini dapat digunakan sebagai zat fenil brominasi, reagen fluorinasi, dan reagen metoksilasi.
Metode:
Metode pembuatan bromotrifluorometoksibenzena umumnya diperoleh melalui reaksi bromotrifluorotoluena dan metanol. Untuk proses persiapan spesifik, silakan merujuk ke manual kimia sintesis organik atau literatur kimia organik yang relevan.
Informasi Keselamatan:
- Bromotrifluoromethoxybenzene bersifat iritasi dan dapat menyebabkan iritasi serta luka bakar jika terkena kulit dan mata.
- Hindari menghirup uap atau gas dari bahan tersebut dan jaga agar tetap berventilasi baik.
- Kenakan sarung tangan pelindung, kacamata dan pakaian pelindung saat digunakan.
- Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara, jauh dari api dan sumber panas, serta hindari kontak dengan oksidan dan asam kuat.