1 2-Dibromo-3 3 3-trifluoropropana(CAS# 431-21-0)
Simbol Bahaya | Xi – Mengiritasi |
Kode Risiko | 36/37/38 – Mengiritasi mata, sistem pernafasan dan kulit. |
Deskripsi Keamanan | S26 – Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S36 – Kenakan pakaian pelindung yang sesuai. |
Kelas Bahaya | IRITASI |
Perkenalan
1,2-Dibromo-3,3,3-trifluoropropane adalah senyawa organik. Berikut ini pengenalan sifat, kegunaan, cara pembuatan dan informasi keselamatannya:
Ia tidak larut dalam air pada suhu kamar, tetapi larut dalam pelarut organik seperti etanol, eter, dll. Ia memiliki stabilitas kimia yang baik dan tidak mudah bereaksi dengan zat lain pada suhu kamar.
Kegunaan: 1,2-Dibromo-3,3,3-trifluoropropane sering digunakan sebagai zat antara haloalkana dalam industri. Ia memiliki energi ionisasi dan polaritas yang tinggi dan dapat digunakan dalam pembuatan senyawa organik berfluorinasi dan senyawa heterosiklik.
Metode pembuatan: 1,2-dibromo-3,3,3-trifluoropropana umumnya dibuat melalui sintesis kimia. Metode yang umum adalah mereaksikan 1,1,1-trifluoropropana dengan brom dalam kondisi reaksi yang sesuai untuk memperoleh produk target. Metode persiapan khusus dapat mencakup metode fase gas, metode fase cair dan metode fase padat.
Informasi Keselamatan: 1,2-Dibromo-3,3,3-trifluoropropane adalah senyawa yang relatif aman dalam kondisi pengoperasian normal. Sebagai bahan kimia, masih berpotensi berbahaya. Paparan senyawa tersebut dapat menyebabkan reaksi iritasi, seperti iritasi mata, kulit, dan pernapasan. Kenakan peralatan pelindung yang sesuai saat digunakan, pastikan ventilasi yang memadai, dan hindari kontak langsung dan penghirupan. Selama penyimpanan dan penanganan, kehati-hatian harus diberikan untuk menghindari kontak dengan oksidan kuat, asam kuat dan zat lain untuk mencegah reaksi kimia. Jika terjadi kebocoran yang tidak disengaja, tindakan perlindungan yang tepat harus diambil untuk membersihkannya.